Hikmah.. 'BAB 1' diharamkan dalam Islam



Assalamualaikum..

Untuk menjawab soalan 'kenapa Dalam Agama Islam, terdapat beberapa binatang yang di haramkan Untuk di makan, Disini dengan sukacitanya saya nak berkongsi beberapa info tentang haiwan tersebut. Disini saya mengambil binatang 'babi' untuk kajian.. Kerana ramai kawan-kawan dan sahabat saya yang bukan 'non Muslim' seringkali bertanyakan soalan yang sama. Kenapa Dalam Islam tidak boleh makan itu, makan ini, buat macamni, buat macam tu.. Bagus juga dorang tanya soalan-soalan macam ni, Boleh trigger kita, khasnya penganut Islam sendiri untuk lebih berfikir tentang hikmah-hikmah tiap sesuatu Yang Allah ciptakan, Yang Allah jadikan..

BUKTI PERTAMA, Hikmah 'BABI' DIHARAMKAN DALAM ISLAM:

1- Allah MAHA MAHA Mengetahui apa yang dia Ciptakan, Dan Dia Maha mengetahui apa yang terbaik untuk tiap hamba-hambaNYA.. Di sini saya attach sekali video di mana dalam video ni, seorang individu telah melakukan kajian keatas daging babi yang di siram dengan air Cola. Hasil kajiannya / eksperimennya mendapati, timbul banyak cecacing-cecacing yang halus-halus di permukaan daging babi tadi..ini menunjukkan Parasit tadi tidak akan pernah mati walaupun badan babi yang dia tumpangi sudah tidak bernyawa.. Just imagine, kepada yang memakan daging babi ni, parasit itu akan menumpangi tubuh si pemakan tadi..



Boleh buat eksperimen sndiri lepas ni kat rumah masing-masing..

2- Saluran pernafasan babi memiliki penerima (reseptor) yang peka terhadap virus-virus seperti flu babi, flu manusia dan flu burung. Kerana alasan itu, babi membesarkan kemungkinan virus-virus baru muncul di saat semua jenis virus itu menular secara bersamaan. Virus A/H1N1, sebuah gabungan dari virus flu manusia, babi dan burung, hanya muncul pada penerima-penerima (reseptor) yang terdapat dalam saluran pernafasan babi; dengan kata lain, babi berperanan sebagai sarang bagi virus-virus untuk bergabung bersama (berpadu). Kerana manusia tidak memiliki kekebalan alamiah terhadap virus tersebut dan keranaa penyebarannya sangatlah cepat, Badan Kesihatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa penyakit tersebut bakal menyebar di luar kawalan sebagai sebuah wabah.- Sumber daripada Baltimoresun.com:http://www.righthealth.com/topic/Flu_Swine?p=l&as=goog&ac=519 , Harun yahya.com,

3 - Babi mengandung belerang dengan kadar tinggi

Karena babi mengandung belerang dengan kadar tinggi, ketika dimakan maka sejumlah besar belerang diserap tubuh. Jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai penyakit, seperti infeksi persendian ketika belerang menumpuk di dalam tulang rawan, otot dan saraf; pengapuran dan hernia. Ketika babi dimakan secara teratur, jaringan ikat lunak dari babi menggantikan tulang rawan keras di dalam tubuh. Akibatnya, tulang rawan menjadi tidak mampu menopang bobot badan, yang pada akhirnya membawa pada kelainan persendian.

4- Babi mengandung hormon pertumbuhan dalam jumlah berlebih

Hormon pertumbuhan dalam kadar berlebihan yang tercerna melalui daging babi mengakibatkan pembengkakan dan kelainan bentuk jaringan. Hal itu dapat menimbulkan penimbunan lemak secara tiba-tiba dan berlebihan. Orang yang memakan babi pada umumnya memiliki bahaya lebih besar mengidap kegemukan. Hal itu berkemungkinan mendorong pertumbuhan yang tidak wajar pada tulang hidung, rahang, tangan dan kaki. Hal paling berbahaya mengenai hormon pertumbuhan dalam jumlah berlebih adalah bahwa hal ini membuka jalan bagi munculnya kanker.

5- Memakan daging babi menyebabkan penyakit kulit

Zat yang dikenal sebagai “histamin” dan “imtidazol” pada daging babi menyebabkan gatal berlebihan. Zat-zat ini juga membuka jalan bagi penyakit-penyakit kulit menular seperti eksem, dermatitis dan neurodermatitis. Zat-zat ini juga meningkatkan bahaya terjangkiti bisul, radang usus buntu, penyakit kantung empedu dan infeksi pembuluh darah nadi. Karenanya, para dokter menyarankan penderita penyakit jantung agar menghindari makan babi.

6- Memakan babi menyebarkan cacing trichina

Cacing-cacing trichina yang dicerna melalui daging babi memasuki peredaran darah melalui lambung dan usus dan menyebar ke seluruh tubuh. Cacin trichina terutama mendiami jaringan otot pada daerah rahang, lidah, leher, tenggorokan dan dada. Cacing ini menyebabkan kelumpuhan pada otot-otot gerak mengunyah, berbicara dan menelan. Hal ini juga menimbulkan penyumbatan pembuluh darah balik (vena), meningitis dan infeksi otak. Kasus-kasus parah bahkan dapat berujung pada kematian. Sisi paling berbahaya penyakit ini adalah tidak adanya obat untuk menyembuhkannya. Berjangkitnya wabah cacing trichina telah diamati dari waktu ke waktu di Swedia, Inggris dan Polandia, walaupun sudah dilakukan pengawasan kesehatan hewan.

7- Babi sangatlah berlemak dan mengandung zat-zat beracun

Babi sangatlah berlemak. Ketika dicerna, lemak tersebut memasuki peredaran darah dan menyebabkan pengerasan pembuluh darah nadi, meningkatkan tekanan darah dan serangan jantung (coronary infarct). Selain itu, babi mengandung suatu racun yang dinamakan “Sutoxin.” Kelenjar getah bening dipaksa bekerja lebih keras untuk mengeluarkan racun ini dari tubuh. Hal ini ditandai dengan membengkaknya kelenjar getah bening, khususnya pada anak-anak. Jika penyakit ini berlanjut, semua kelenjar getah bening akan membengkak, suhu badan naik dan rasa sakit mulai terjadi.

Ini hanyalah sedikit bahagian hikmah di sebalik pengharaman Allah memakan babi. Allah juga menunjukkan kepada kita hikmah pengharaman ini dengan menciptakan flu babi di Zaman Akhir.

Bagi orang beriman yang tulus, sekalipun tidak memahami mengapa Allah mengharamkan hal apa pun, kewajiban utamanya adalah menjaga batas yang telah ditetapkan-Nya. Namun dengan adanya wabak baru-baru ini Allah memberitahukan kepada kaum beriman satu bahagian lagi dari hikmah-hikmah itu.

Sumber rujukan; http://www.harunyahya.com/

3 Cakap2 Belakang..:

  1. thanks 4 dis very detail info!!
    surely if my non muslim frens keep asking me why do muslim cannot eat pork

    bagi jer dorunk link post ni
    hehe

    BalasPadam
  2. heh.tiap apa yang Allah suruh and apa yang Allah tak suruh pasti ader sebabnya.. Allah maha mengetahui apa yang terbaik untuk tiap hambanya..siapa lagi yang lebih mengerti tentang kita melainkan Dia..:)

    BalasPadam
  3. salam..
    waaaa...
    ada ulat lagi tu~~~
    mesti sedapkan~~

    BalasPadam

Silakanlah mengkritik dan saranan.